Selasa, 27 Juni 2017

BILANGAN OKSIDASI

BILANGAN OKSIDASI


Halooo pembaca!!!!! Kali ini mimin bagiin informasi tentang bilangan oksidasi. Semoga dengan membaca ini manteman bisa lebih mengerti tentang bilangan oksidasi yaa.

Nah, jadiii.. . .Bilangan oksidasi merupakan muatan suatu atom jika sekiranya elektron ikatan diberikan kepada atom yang keelektronegatifannya lebih besar.
Jika dua atom berikatan, maka:
     1.      Atom yang keelektronegatifannya lebih kecil memiliki bilangan oksidasi positif.
     2.      Atom yang keelektronegatifannya lebih besar memiliki bilangan oksidasi negatif.
     Urutan keelektronegatifan:
 

KETENTUAN DASAR BILANGAN OKSIDASI
      1.      Dalam unsur, atom memiliki bilangan oksidasi nol.
      2.      Dalam molekul senyawa:
a.       Jumlah bilangan oksidasi = 0
b.      Bilangan oksidasi atom H = +1
c.       Bilangan oksidasi atom O = -2
d.      Bilangan oksidasi logam-logam IA, IIA, IIIA masing-masing adalah +1,+2, dan +3
      3.      Dalam ion, jumlah bilangan oksidasi = muatan ion
     
      Namun, ada beberapa yang menjadi pengecualian. Yaitu sebagai berikut:

     
   PENGECUALIAN:

1.            Dalam F2O, bilangan oksidasi atom O = +2
2.           Dalam peroksida (H2O2, Na2O2, BaO2, dsb), bilangan oksida atom O =-1
3.           Dalam hibrida logam (NaH, BaH2, AlH3, dsb), bilangan oksida atom H = -1
 

SEL VOLTA

SEL VOLTA

Mimin mau share tentang sel volta niiih, semoga bisa mempermudah manteman untuk mempelajari sel volta yaa.

SEL VOLTA
            Sel volta adalah sel dimana energi kimia (reaksi redoks) diubah menjadi energi listrik (arus listrik). Bagian sel tempat berlangsungnya reaksi redoks disebut elektroda-elektroda.
-Elektroda tempat terjadinya oksidasi disebut anoda.
 (memiliki E° kecil)
-Elektroda tempat terjadinya reduksi disebut katoda.
 (memiliki E° besar)
Untuk mudah mengingatnya, anda bisa menggunakan cara ini:

                                                   An Ox ® Red Cat
                                                   E° kecil ® E° besar
 

Pada sel volta,
-Katoda merupakan elektroda positif.
-Anoda merupakan elektroda negatif.
Untuk mudah mengingatnya, anda bisa menggunakan cara ini:

                            Ka-P-A-N
                                 KATODA-POSITIF-ANODA-NEGATIF
 
   

Hal-hal penting mengenai sel volta
      1.      Logam yang memiliki E° lebih kecil selalu merupakan anoda (mengalami oksidasi)
      2.     Diagram atau notasi sel volta
    Anode|Ion||Ion|Katode
 
 3.      Elektron mengalir dari anoda (E° kecil) ke katoda (E° besar)
 4.      Potensial listrik yang dihasilkan sel volta:

     E° sel = E° reduksi - E° oksidasi
 
    E° sel = E° besar - E° kecil
 


Dalam kehidupan sehari-hari, sel volta banyak digunakan sebagai sumber energi listrik searah untuk berbagai benda, yaitu:
-Peralatan elektronik
-Jam tangan
-Kalkulator
-Kamera
-dsb

Contoh-contoh sel volta
     1.      Batu Batere (sel kering; sel Leclanche)
Anode  : Zn ® Zn2+ + 2e
Katode : 2MnO2 + 2NH4+ + 2e ® Mn2O3 + 2NH3 + H2O
               
              Zn + 2MnO2 + 2NH4Cl ® ZnCl2 + Mn2O3 +2NH3 + H2O
Potensial sel = 1,5 volt

    2.      Sel aki (sel penyimpan)
Anode  : Pb ® Pb2+ +2e
Katode : PbO2 + 4H+ +2e ® Pb2+ + 2H2O
               Pb + PbO2 + 2H2SO4 ® Pb2+ + 2H2O

Potensial sel = 2 volt

terimakasih atas kunjungannyaa.

REAKSI REDOKS

REAKSI REDOKS

Assalamualaikum. Hari ini mimin mau share sedikit informasi tentang reaksi redoks. Semoga bermanfaat yaa \>_</

KONSEP DASAR REAKSI REDOKS:
1.      Reduksi
-Menangkap elektron
-Bilangan oksidasi turun
-Mengoksidasi (oksidator)
2.      Oksidasi
-Melepaskan elektron
-Bilangan oksidasi naik
-Mereduksi (reduktor)
Cara cepat untuk menemukan reaksi redoks:
Anda pasti akan menjumpai suatu pertanyaan yang meminta anda untuk memilih reaksi mana yang merupakan reaksi redoks. Dalam hal ini, anda bisa menjawab pertanyaan tersebut dengan cepat. Berikut tipsnya:

UNSUR BEBAS=REAKSI REDOKS
     Reaksi yang di dalamnya terdapat unsur bebas merupakan reaksi redoks
 
            
REAKSI REDOKS
            Reaksi redoks adalah reaksi yang mengandung peristiwa reduksi dan oksidasi (terdapat perubahan bilangan oksidasi). Contoh:
2CuO + CO ® Cu2O + CO2

REAKSI AUTOREDOKS (DISPROPORSIONAL)
            Reaksi autoredoks (disproporsional) merupakan reaksi redoks dimana hanya satu jenis atom pereaksi yang bilangan oksidasinya berubah.

TIPS:

         Jumlah mol elekton= Selisih bilangan oksidasi ´ mol zat
 

PENYETARAAN REAKSI REDOKS
            Untuk menyetarakan reaksi redoks ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, yaitu:
     1.      Samakan jumlah atom pusat (atom yang bilangan oksidasinya berubah), dengan menambahkan        koefisien.
     2.      Hitung perubahan bilangan Oksidasi pada reduksi dan oksidasi.
     3.      Samakan kedua perubahan bilangan oksidasi (kali silangkan).
     4.      Samakan muatan, dengan menambahkan H+ (jika suasana asam) atau OH- (jika suasana basa).
     5.      Samakan jumlah atom H dan O, dengan menambahkan H2O sebanyak kekurangan O.
  Sekian informasi dari mimin, Semoga informasi di atas bermanfaat bagi pembaca semuaa. dan terimakasih sudah mengunjungi blog mimin yaa.



SOAL TENTANG METABOLISME

SOAL TENTANG METABOLISME
Halooo, mimin mau share lagi ni. Ini ada beberapa soal tentang metabolisme. Semoga bermanfaat yaa \>-</

1.      Respirasi pada proses pembuatan tapai tergolong respirasi....
Jawaban: Aerobik

2.      Respirasi aerobik mengikuti urutan yaitu....
Jawaban: Glikolisis-Daur Krebs-STE

3.      Daging yang dibekukan di dalam lemari es tidak membusuk. Hal ini terjadi karena....
Jawaban: Pada suhu rendah, enzim mikroorganisme tidak bekerja

4.      Pada proses glikolisis dihasilkan...
Jawaban: Asam Piruvat

5.      Cahaya dalam fotosintesis digunakan untuk....
Jawaban: Fotolisis

6.      Jalur metabolisme yang membedakan energi dengan cara merombak molekul-molekul kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana adalah.....
Jawaban: Katabolisme

7.      Dalam metabolisme, lemak mula-mula dipecah menjadi....
Jawaban: Asam lemak dan Gliserol

8.      Proses pembentukan gliserol dan dihidroksiaseton fosfat dilakukan oleh enzim..........
Jawaban: Dehidrogenase a gliserofosfat

9.      Proses degradasi lemak dalam tubuh manusia dan hewan dibantu oleh enzim...
Jawaban: Lipase

10.  Apakah yang dimaksud dengan anabolisme?
Jawaban: Anabolisme adalah reaksi untuk merangkai atau membangun molekul kompleks dari molekul-molekul yang lebih sederhana dengan menggunakan energi.

11.  Apakah yang dimaksud dengan katabolisme?
Jawaban: Katabolisme adalah reaksi untuk mengurai atau merombak molekul-molekul kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana dengan menghasilkan energi.

12.  Apa ciri-ciri suatu enzim?
Jawaban: 1. Biokatalisator
2. Merupakan protein
3. Bekerja secara khusus
4. Dapat digunakan berulang kali
5. Rusak oleh panas
6. Tidak ikut bereaksi
7. Dapat bekerja balik
8. Pada suhu rendah enzim bersifat non aktif
9. Bekerja optimal pada suhu tubuh
10. Sebagian besar enzim bekerja optimal pada ph 7

13.  Apakah keuntungan berlangsungnya reaksi dalam siklus krebs?
Jawaban: Keuntungan berlangsungnya reaksi dalam siklus krebs adalah terbentuknya banyak sumber energi yang dapat digunakan oleh tubuh. Pada tiap tahapan, dilepaskan energi dalam bentuk ATP dan Hidrogen (yang akan berikatan dengan NAD dan FAD)

14.  Apakah perbedaan antara respirasi aerobik dan respirasi anaerobik?
Jawaban:
PEMBEDA
RESPIRASI AEROBIK
RESPIRASI ANAEROBIK
O2 dan CO2
CO2 dilepaskan, O2 diserap
CO2 dilepaskan, O2 tidak diserap
PROSES
O2 dan glukosa yang digunakan untuk menghasilkan molekul energi kecil-ATP
ATP disintesis menggunakan rantai transpor elektron, dengan molekul anorganik selain O2
O2
Memerlukan
Tidak memerlukan
TEMPAT REAKSI
Sitoplasma dan matriks mitokondria
Sitoplasma
PROSES REAKSI
Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Krebs, dan Transfer Elektron
Fermentasi, pernafasan intra molekul
PRODUKSI ATP
38 mol ATP/1 mol glukosa
2 mol ATP/1 mol glukosa
KEBERLANJUTAN
Tanpa batas
Jangka pendek
PRODUKSI ASAM LAKTAT
Tidak menghasilkan
Menghasilkan

15.  Apakah perbedaan antara fotosintesis dan kemosintesis?
Jawaban:      
PEMBEDA
FOTOSINTESIS
KEMOSINTESIS
SENYAWA YANG TERLIBAT
CO2 ; H2O
Senyawa organik; O2 ; CO2 ; H2O
TEMPAT BERLANGSUNG
Kloroplas
Pigmen semacam klorofil
SUMBER ENERGI
Cahaya/cahaya matahari
Senyawa organik yang dioksidasi
PELAKU
Tumbuhan
Mikroorganisme kemosintetik/Bakteri
HASIL
Karbohidrat sederhana
Karbohidrat sederhana

16.  Bagaimanakah cara membuktikan bahwa dalam fotosintesis dihasilkan amilum?
Jawaban: Untuk membuktikan bahwa dalam fotosintesis dihasilkan amilum adalah dengan melakukan percobaan test sach. Percobaan ini menggunakan dua buah daun yang berbeda. Daun pertama diletakkan di tempat yang gelap, sedangkan daun kedua diletakkan di tempat yang terang. Kemudian uji kedua daun tersebut dengan menggunakan lugol. Setelah dilakukan pengujian, akan terlihat ada perbedaan antara kedua permukaan daun tersebut. Daun yang diletakkan di tempat yang terang, akan berubah menjadi biru kehitaman yang menandakan terdapat amilum pada daun tersebut. Hal ini terjadi karena daun yang diletakkan di tempat yang terang akan mengalami fotosintesis. Sedangkan pada daun yang diletakkan di tempat yang gelap akan tampak pucat yang menandakan bahwa daun tersebut tidak mengandung amilum.

17.  Apakah fungsi cahaya dalam fotosintesis?
Jawaban: 1. Memberikan pigmen warna pada tumbuhan
2. Membantu tumbuhan dalam membuat makanannya sendiri (fotosintesis)
3. Memperkokoh tanaman
4. Berperan dalam reaksi terang yang akan menghasilkan ATP, NADPH, dan O2

18.  Jika 2 tanaman ditumbuhkan di 2 tempat yang berbeda, yaitu terkena cahaya matahari dan tidak terkena cahaya matahari, akan terjadi perbedaan gejala pertumbuhan. Identifikasikan perbedaan gejala pertumbuhan yang terjadi pada kedua tanaman tersebut dan jelaskan penyebab terjadinya gejala tersebut!
Jawaban:
Tanaman yang terkena cahaya matahari
Gejala pertumbuhan:
1.      Tanaman tumbuh dengan lambat
2.      Batang tanaman pendek
3.      Tanaman lebih kokoh
4.      Daun berkembang sempurna
5.      Berwarna hijau
Penyebab: Dalam keadaan banyak cahaya, Auksin pada tanaman akan mengalami kerusakan sehingga pertumbuhan tanaman terhambat. Oleh sebab itu tanaman akan tumbuh dengan lambat dan mengakibatkan batang tanaman menjadi pendek. Namun, dengan adanya cahaya matahari, tanaman akan dapat melakukan fotosintesis sehingga tanaman akan berwarna kehijauan dan memiliki banyak energi yang mampu membuat tanaman tersebut lebih kokoh dan daunnya dapat berkembang dengan sempurna.
Tanaman yang tidak terkena cahaya matahari
Gejala pertumbuhan:
1.      Tanaman tumbuh lebih cepat
2.      Batang tanaman tinggi
3.      Tanaman menjadi kurus
4.      Daun tidak berkembang
5.      Berwarna pucat
Gejala pertumbuhan ini disebut juga dengan etiolasi.
Penyebab: Dalam keadaan tidak ada cahaya, auksin pada tanaman merangsang pemanjangan sel-sel sehingga tanaman tumbuh lebih panjang. Namun, dengan tidak diterimanya sinar matahari oleh tanaman tersebut akan membuat tanaman tidak dapat melakukan fotosintesis. Hal ini mengakibatkan tanaman menjadi lebih pucat dan kekurangan energi. Sehingga tanaman akan cenderung menjadi kurus dan tidak mengalami perkembangan dengan sempurna.

19.  Apa yang terjadi saat enzim mengalami denaturasi?
Jawaban: Enzim akan mengalami denaturasi pada suhu yang tinggi (peningkatan suhu sampai 50° C. Pada peningkatan suhu optimum akan menyebabkan putusnya ikatan hidrogen dan ikatan lain yang merangkai molekul enzim. Sehingga enzim akan mengalami kerusakan atau yang disebut dengan denaturasi.

20.  Apa yang terjadi ketikan hati dimasukkkan ke dalam larutan yang mengandung H2O2?
       Jawaban: Hati merupakan organ yang memiliki enzim katalase. Ketika terdapat H2O2 yang      merupakan racun, maka hati akan mengeluarkan enzim katalase untuk memecah H2O2 menjadi air dan oksigen. Oksigen hasil penguraian H2O2 oleh enzim katalase ini akan menjadi gelembung-gelembung saat hati tersebut dimasukkan ke dalam larutan yang mengandung H2O2.